Hari
Pertama
(Keberangkatan rombongan SMP 1 Wonosobo)
Jum’at, 13 April 2012
Pada pagi hari rombongan SMP 1 Wonosobo
berkumpul pada halaman sekolah guna bersiap – siap untuk melaksanakan study
tour ke Bali. Rombongan SMP 1 Wonosobo terdiri dari ±200
siswa dan 16 guru pendamping. Rombongan dibagi menjadi 4 bus. Bus parkir di
halaman Masjid Jami’ yang tidak jauh dari SMP kami. Pukul 07.30 peserta study
tour mendatangi bus untuk memasukkan barang bawaan ke bagasi bus dan bersiap
karena bus akan segera berangkat. Perjalanan menuju Bali dimulai sekitar pukul
08.00. Didalam bus kami sangat menikmati perjalanan dengan bernyanyi,bercanda,
dll. Setiap bus terdapat dua orang pemandu wisata dari perjalanan. Setelah
berada di dalam bus selama kira-kira 5 jam rombongan berhenti di rumah makan
Taman Sari, Solo untuk makan dan istirahat, perjalanan terpaksa ditunda karena
ada teman kami yang sakit dan harus dibawa ke Rumah Sakit. Kira-kira sekitar
pukul 16.00 perjalanan dilanjutkan kembali dan sampai di rumah makan yang ada
di daerah Madiun pada pukul 19.30, disana kami beristirahat sekitar ± 1
jam. Setelah semua siswa memasukki ke dalam bus, rombongan pun melanjutkan
perjalanan tetapi tidak lama kemudian bus terjebak kemacetan yang diakibatkan truk pertamina terguling.
Hari
Kedua
Setelah terjebak macet selama 6 jam, rombongan pun
tiba di Nganjuk dan berhenti di salah satu masjid di Nganjuk untuk beristirahat
dan melaksanakan ibadah sholat subuh bagi yang beragama islam. Perjalanan
dilanjutkan menuju rumah makan yang ada di daerah JaTim, setelah makan
rombongan pun berangkat lagi melewati jalur Pantura yang berada di kota
Banyuwangi. Di jalur Pantura kami melihat pemandangan yang sangat indah.
Setelah melewati jalur Pantura, akhirnya kami sampai di Pelabuhan Ketapang.
Lamgsung menuju kapal yang telah bersandar di pelabuhan. Disana kami melihat
orang – orang yang berenang untuk meminta uang receh pada penumpang yang ada di
kapal. Perjalanan dari pelabuhan Ketapang sampai pelabuhan Gilimanuk memakan
waktu sekitar 1 jam Rombongan sampai di pelabuhan Gili Manuk pada pukul 19.00
WITA. Perjalanan dari Gili Manuk ke Hotel yang akan ditinggali oleh rombongan
memakan waktu cukup lama(sekitar 4 jam) dan menempuh perjalanan malam. Dalam
pejalanan menuju hotel kami diberi makanan nasi bungkus untuk makan malam.
Setibanya di Hotel Made (nama hotel yang ditinggali peserta study tour) pada
jam 23.00 WITA, peserta dibagikan kunci kamar yang ditinggali 4 orang/kamar.
Hari
Ketiga
Walaupun dalam perjalanan terjebak macet
dan rombongan tiba tidak sesuai jadwal yang ditentukan para peserta pun masih
tetap semangat melanjutkan study tour ini. Pada Minggu, 15 April 2012 di pagi
hari. Rombongan SMP 1 Wonosobo bersiap siap untuk menuju ke objek objek wisata
setelah sebelumnya telah sarapan terlebih dahulu di Hotel. Objek pertama yang
dikunjungi ialah Jambe Budaya, disana kami melihat tarian khas Bali yaitu
Barong dan Keris selama ± 1
jam. Setelah pertunjukan selesai rombongan bergegas menuju Pantai Sanur dan
tiba sekitar pukul 11.30 WITA, dipantai tersebut kami diberi waktu hanya 30
menit saja karena kemaren bus tidak datang sesuai jadwal, disana kami hanya
sekadar bermain dengan pasir/hanya foto-foto saja. Setelah dari Sanur rombongan
melanjutkan perjalanan ke Museum Bajerasandhi yang terletak di lapangan tempat
dimana telah terjadi perang puputan. Museum tersebut berisi diorama
perkembangan rakyat Bali sejak ratusan tahun yang lalu dan terdapat keterangan
dalam bahasa Bali, Indonesia, dan Inggris. Setelah itu kami menuju Kampung Kuta
untuk makan siang dan berbelanja. Sekitar pukul 14.30 WITA, rombongan menuju
Pantai Kuta menggunakan shuttle(angkot) adar praktis. Di pantai Bulan Sabit
tersebut, kami menyempatkan diri berenang dan berfoto. Setelah puas di Kuta,
rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pantai Tanjung Benoa untuk sekadar naik
boat dan menikmati angin sore hari dan sebagian peserta ada yang mengunjungi
pulau penyu. Untuk sampai di pulau penyu kami harus membayar ongkos perahu
sebesar Rp 40.000,- per orang . perjalanan
dilanjutkan ke lokasi garuda wisnu kencana. Malam harinya, rombongan menuju ke
kompleks Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), disana kami menonton tarian kecak.
Setelah itu kami mengunjungi patung garuda wisnu kencana dan patung wisnu.
Disana sebagian peserta berdoa di
sebelah patung Wisnu. Disebutkan bahwa kelak GWK akan menjadi patung terbesar
di Dunia. Sekitar pukul 20.30 WITA rombongan menuju Yamuna untuk makan malam
dan membeli oleh-oleh. Pukul 21.15 WITA, kami kembali ke Hotel untuk
beristirahat.
Hari
Keempat
Senin,
16 April 2012 , rombongan sudah selesai sarapan dan bersiap untuk menuju SMP 1
& 4 Denpasar dimana dari 4 bis dibagi menjadi 2, bis 1 dan 2 di SMP 1
Denpasar sedangkan Bis 3 dan 4 Di SMP 4 Denpasar. Di kedua sekolah rombongan
SMP 1 Wonosobo mengikuti upacara penyambutan. Lalu rombongan SMP 1 Wonosobo
disambut dengan Tarian Khas, Paduan Suara, Gamelan, dll.. Sementara SMP 1
Wonosobo menyajikan tarian khas Wonosobo yaitu Menak – Menik & Sindung
Lengger. Kepala sekolah dari SMP 1 dan 4 Denpasar berpidato, begitu pula
sebaliknya, perwakilan dari SMP 1 Wonosobo juga berpidato Pukul 13.00 WITA .
Selesainya upacara penyambutan rombongan dari SMP 1 Wonosobo mengamati keadaan
di kedua sekolah tersebut. Rombongan berpamitan dan melanjutkan perjalanan
menuju rumah makan untuk makan siang. Setelah makan siang, kami bergegas menuju
Sangeh tempat persinggahan para monyet. Kami berfoto – foto dengan monyet yang
ada disana. Setelah puas berfoto dengan saudara(monyet) hehe, kami melanjutkan perjalan
menuju Joger, Luwus, Bali untuk berbelanja disana. Joger merupakan sebuah toko pakaian dan pernak-pernik yang
lucu dan unik. Pukul 16.30 WITA rombongan menuju danau di Bedugul dataran
tinggi daerah Bedugul. Kami hanya melihat-lihat dan berfoto sebentar, karena
kami hanya diberi waktu 30 menit. Pukul 18.30 WITA rombongan perjalanan ke
Gilimanuk untuk menyeberang ke pulau jawa.
Hari Kelima
Akhirnya pada
hari kelima ini sampailah kita di kota Mojokerto pada waktu subuh. Pada pagi
hari, sang supir memberhentikan bus di
sebuah masjid. Setelah itu, kami barsama bersama pak supir melanjutkan
perjalanan untuk pulang ke kota tercinta, yaitu Wonosobo. Waktu di Nganjuk,
kami bersama rombongan berhenti di rumah makan untuk makan pagi menjelang siang.
Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan pulang. Saat perjalanan ke empat bus
berpencar melewati jalan yang berbeda
akan tetapi tetap untuk tujuan yang sama untuk pulang ke kota asal, yaitu
Wonosobo. Pada akhirnya sekitar pukul 5 sore kami serombongan telah sampai di
kota Wonosobo dan para orang tua sudah menjemput kami untuk kembali ke rumah masing-masing.